Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah mencapai 8.100 per kilogram, petani Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, siap mempercepat pelaksanaan MT III.
berita
Selasa, 15 September 2026
9x dilihat
Sukses melaksanakan panen raya padi pada Musim Tanam (MT) II dengan produktivitas mencapai 11,3 ton per hektare dan harga gabah mencapai 8.100 per kilogram, petani Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, siap mempercepat pelaksanaan MT III. Kesiapan tersebut semakin kuat dengan dukungan sarana pengairan yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk menjaga keberlanjutan produksi pertanian. "Hari ini adalah panen raya padi MT II di Desa Truni. Luasan panen raya padi di Desa Truni adalah 130 hektare dengan produktivitas rata-rata mencapai 11,3 ton per hektare. Bahkan, sejumlah varietas padi di wilayah tersebut mampu menghasilkan produktivitas antara 11 hingga 11,5 ton per hektare, dengan potensi mencapai 12 ton per hektare," tutur Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat hadir pada panen raya padi dan bawang merah, Selasa (15/9) di di Lapangan KDMP Desa Truni. Disampaikan oleh Bupati yang akrab disapa Pak Yes, Desa Truni menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan bahwa peningkatan produktivitas pertanian dapat berjalan beriringan dengan diversifikasi komoditas. Selain padi yang menjadi komoditas utama, pengembangan bawang merah sejak 2018 terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi pertanian. Pada panen raya kali ini, bawang merah dipanen dari luasan sekitar 3 hektare, dengan harga jual berada pada kisaran 18.000 hingga 20.000 per kilogram. Pak Yes meminta capaian tersebut harus terus dijaga dengan mendorong petani agar tidak berhenti setelah panen, melainkan segera mempersiapkan musim tanam berikutnya. “Setelah panen ini kita berharap segera tanam kembali. Dengan dukungan air yang cukup, MT III harus kita percepat sehingga lahan tetap produktif dan produksi pertanian terus terjaga,” ujarnya. Dilaporkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan Mugito, berdasarkan data hingga 14 September 2026, luas tambah tanam (LTT) padi di Lamongan periode Januari 2026 mencapai 99.473 hektare, sementara Luas Tambah Panen (LTP) mencapai 133.595 hektare. Baca berita selengkapnya di www.lamongankab.go.id #lamongankab #lamonganmegilan #lumbungpangannasional